Sudah genap satu minggu setelah kejadian dimana Andra benar-benar menolak Nia. Sampai Nia benar-benar hampir kehilangan cahaya hidupnya. Hanya kekosongan dan kerapuhan yang Nia rasakan kini. Rasa sakit dan kecewa yang di rasakan Andra dulu kini berbalik arah, menyerangnya. Teman-teman Nia pun menyadari hubungannya ini sangat berefek besar. Nia bahkan seperti mayat hidup. Saat tak sengaja berpapasan pun mereka berdua seperti tidak saling mengenal, seolah ada dimensi lain yang menjadi tembok penghalang yang sulit untuk di tembus dan di hancurkan. Siska, Putri, Sukma, Intan tidak juga lupa melibatkan Revan sebagai teman dekatnya Andra. Mereka bersama menyusun rencana agar bisa mempertemukan kedua manusia keras kepala ini. "Jadi gimana menurut Kakak? Kita harus ngapain?" tanya Intan to the

