Pemimpin baru

1027 Kata

"Awww---sakit, hiks-hiks." "Ini udah pelan ja, sabar habis ini pasti enakan." "Tapi sakit-------jangan di pegang-pegang kayak gitu." "Terus gimana? Ini udah yang paling pelan ja, makanya kalo mau main gak usah banyak tingkah kayak tadi!" "Hiks-hiks tapikan masih sakit---" "Udah, jangan nangis. Ini udah mau selesai, tinggal dikit lagi." Sekuat tenaga Senja menahan tangisnya, itu benar-benar sakit tapi juga lebih enakan sih sekarang. Awan menghela nafas sambil menutup kembali minyak gosok yang baru saja ia gunakan untuk memijat kaki Senja yang keseleo. "Udah, enakkan? Makanannya kalo main basket jangan banyak ulah, gini kan jadinya. Kalo udah sakit nangis," omel Awan. Senja menundukkan kepalanya, "iya Senja minta maaf," cicitnya. "Minta maaf sama diri lo sendiri yang bebal itu," Aw

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN