Balikan

1059 Kata

Sesampainya di apartemen Awan, Senja lalu mengobati luka sobek di tangan Awan karena pisau tadi, sesekali Senja ikut meringis ngilu saat melihat luka Awan. Dengan hati-hati Senja membersihkan darah pada luka itu lalu membalutnya dengan kain kasa. Baru saja Senja ingin mengembalikan kotak P3K kembali ke lemari dapur, seseorang membuka pintu apartemen Awan. "Jadi begini kelakuan kamu? Membawa gadis tidak jelas ke dalam apartemen?!" Ucapnya lantang, membuat Senja mengurungkan niatnya untuk berjalan ke arah dapur. Mendengar itu, Awan langsung merubah posisinya yang duduk bersandar di sofa menjadi berdiri. "Mau apa anda kemari lagi?! Ini tempat saya, jadi saya berhak membawa siapa saja untuk kemari!" Kata Awan tak kalah tinggi. "Papa mau kamu kembali pulang ke rumah, lihat kelakuanmu disini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN