Aku masih belum mengumumkan perkara soal nasib dari perusahaan sekaligus kantor ini, kepada orang-orang dan juga karyawan yang lain. Karena memang, itu bukan tugas atau tanggung jawabku kepada mereka. Aku malah akan melewati batas dari apa yang bisa dan boleh kulakukan sekarang ini ketimbang sebelumnya. Aku tidak ingin waktu-waktu terakhirku berada di perusahaan ini mendapat citra buruk. Hanya Pak Bos sajalah yang dapat dan boleh memutuskan untuk mengumumkan apa yang menjadi nasib dari perusahaan ini ke depannya. Bukan aku. Aku hanyalah seorang pegawai biasa, sama seperti mereka yang ada di sana. Kedudukanku tak lebih dari seorang karyawan yang kebetulan memiliki hubungan agak dekat dengan atasan, sesuatu yang mungkin akan membuat beberapa orang menaruh curiga dan juga kesalah pahaman. Ak

