Gama pulang ke rumah setelah ia berhasil menenangkan diri. Gama hanya berkeliling kota seraya merokok. Pria itu berusaha meredam emosinya yang semakin jadi. Ia tidak sadar bahwa ia sedang cemburu besar saat ini. Laki laki yang dekat dengan Luna bukan laki laki bisa. Laki laki itu adalah orang yang Luna idolakan bahkan sebelum mereka menikah. Musuh terbesar dari seorang suami adalah, idola istri mereka. “Nyebelin banget! Lagian kenapa mereka bisa bareng, sih? Gimana ceritanya?” omel Gama di sepanjang perjalanan tadi. Gama tahu Luna menarik, bahkan sangat-sangat menarik. Tidak heran kalau banyak laki laki yang tertarik padanya. Bahkan Gama tidak menampik di saat pertemuan pertama mereka, Gama juga merasakan hal yang sama. Ketertarikan. Luna cantik, sikapnya yang lugu juga sangat menggem

