108 - Ulah 2

2108 Kata

Di dalam mobil, Gama tidak mengajak Abizar berbicara. Sejujurnya ia malu karena kasus Abizar kali ini adalah menyingkap rok perempuan. Meski itu terdengar biasa di kalangan bocah kecil. Tapi tetap saja menurut Gama itu adalah fatal. Abizar sendiri melihat papanya berkali kali menghembuskan napas lelah pun berucap. “Papa haus ya? Minum, Pa.” Ujar bocah kecil itu menyodorkan botol minuman karakternya ke arah Gama. Gama melirik Abizar, dan baru sadar kalau Abizar belum memasang sabuk pengaman. Bukannya menjawab apa yang ditawarkan Abizar, Gama malah memperingati hal itu. “Sabuk pengaman jangan lupa dipasang Abi.” Abizar mengangguk. “Iya, Pa.” Ucapnya. Ia menarik sabuk pengaman dan memasangnya. Sejujurnya Abizar sendiri lupa dan gugup mau diomeli model apa lagi ia oleh papanya. Sepertiny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN