Hari berganti bulan, Abizar sudah bisa mengoceh, sudah bisa tertawa dan tengkurap. Semenjak Abizar bisa mengoceh, Gama selalu ingin pulang cepat. Ia selalu ingin bermain dengan putranya. Seperti hari ini. Baru pulang kerja, Gama belum mandi dan ganti baju, ia sudah menghampiri putranya yang sedang mengoceh di atas kasur. “Hei jagoan Papa.” Sapa Gama saat ia masuk kamar. Abizar baru selesai mandi, Luna agak terlambat memandikan Abizar karena bayinya itu baru bangun dari tidur siang. Hari ini Abizar cukup lama tidur siangnya. “Mas Gama baru pulang?” sapa Luna mencium tangan Gama, kemudian Gama gantian mencium bibir Luna seperti biasa. “Iya, Sayang. Sengaja selesaikan pekerjaan lebih cepat. Pengen main sama Abizar.” Keduanya menoleh ke arah putra mereka yang masih tidak memakai baj

