Tamat

1800 Kata

Aurora terdiam seorang diri di kursi tunggu kamar perawatan Hazel. Ia tidak mampu melihat kondisi adik yang selama ini terkenal sangat manja kepada dirinya. Bahkan, kenangan tentang adik bungsunya itu, terus saja bermain dikedua bola matanya. 'Tuhan, cobaan seperti apa ini? Kenapa harus aku?' Tanya Aurora tanpa suara. Sekitar pukul 01.00 WIB, Aurora terlelap tanpa sengaja. Ternyata ia mendapatkan hiburan yang manis di dalam ketidaksadarannya. Ia bertemu dengan papa, mama, dan juga tantenya. Orang-orang yang begitu ia sayangi, tetapi baru hadir malam ini. Di dalam mimpinya, Aurora berlari cepat ke arah ketiganya. Hingga ujung dress yang ia kenakan, berkibar akibat ditiup angin. Taman bunga yang indah, menjadi lokasi pertemuan mereka malam ini. Tiba-tiba saja Aurora menghentikan langkahn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN