Rindu Berat

1521 Kata

Pernikahan tidak saja berisikan tentang pelukan dan ciuman, tetapi juga pertengkaran. Namun, jika amarah itu didasari oleh cinta yang kuat, maka rasanya hubungan itu akan tetap saja semanis gula. Itulah yang dirasakan oleh Hans dan Aurora. Keduanya makin dimabuk asmara, setelah melalui perjalanan berat dan juga permasalahan besar sebagai cobaan bagi cinta mereka. Bagi keduanya, cinta sudah berhasil menghapus luka dan benci. Hingga hati begitu lapang, dalam menerima segalanya dengan senyuman. Walaupun, masih ada air mata di dalam jiwa. "Hans, aku sudah menjadi seorang ibu. Mulai sekarang, panggil aku mama!" pinta Aurora sambil menghisap air hidungnya dan memeluk suaminya. "Tentu saja, Sayang. Julukan itu layak untukmu. Semoga kamu berhasil mendidik anak kita, agar tak menjadi sepertiku!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN