Tasya ingin membawa ibunya ke rumah sakit tapi tidak terpikir untuk meminta bantuan kepada siapa, sebab ponselnya sudah rusak dibanting ayahnya. Sementara dengan tetangganya, Tasya tidak terlalu dekat karena rumah mereka yang saling berjauhan, adapun satu rumah di dekatnya itu adalah rumah seorang lansia. Rina terbaring di ranjang kamarnya, sesekali merintih sakit di tubuhnya.. Namun, Tasya tidak tahu ibunya merasakan sakit di bagian mana, Rina tidak bisa diajak berkomunikasi dengan Tasya. Mungkin saja rasa sakit itu terasa di seluruh tubuh Rina atau mungkin organ dalamnya juga. Semakin malam keadaan Rina semakin parah, demamnya kian bertambah juga wajah Rina semakin pucat dan lemas. Tasya semakin bingung harus berbuat apa sekarang, yang pasti Tasya terus mengompres ibunya meskipun usa

