Aku dan Kak Langit selesai memasukkan barang-barang ke mobil. Kami bergegas berpamitan dan berangkat meninggalkan vila. Aku baru sadar kalau malam ini adalah malam minggu. Meski demikian, jalanan sepanjang vila menuju ke jalanan kota cukup lengang. Mungkin orang-orang yang berlibur di akhir pekan belum akan kembali ke rutinitas mereka di kota. Sambil menikmati suasana gelap di kanan dan kiri mobil, aku memikirkan bagaimana jika mobil Kak Langit tiba-tiba mogok. Hal seperti itu pasti akan terasa menyebalkan. Mau minta tolong pada siapa coba kalau situasi jalanan sepi begini. Nahasnya, pikiran burukku itu menjadi kenyataan. Mobil Kak Langit tiba-tiba melaju dengan keadaan mesin yang tidak stabil dan akhirnya berhenti. "Mobil lo kenapa Kak?" tanyaku dengan bodohnya. Padahal sudah jela

