✉ 54 || Vienna Esterina Elara

1706 Kata

Malam api unggun berlangsung dengan seru. Padahal sebelumnya, ada acara penyitaan dan pembakaran barang-barang terlarang yang nekat dibawa saat camp. Tapi sepertinya para peserta sudah melupakan kejadian itu. Oke, aku hampir lupa soal fakta kalau teman-teman sekolahku adalah anak-anak orang kaya. Mereka pasti tidak terlalu merasa keberatan ketika barang-barang sitaan yang kebanyakan harganya mahal-mahal itu dilenyapkan oleh panitia. "Vien," panggil seseorang dengan suara yang amat kukenali. Aku menoleh dan mendapati cowok yang merupakan Riga itu berjongkok tak jauh dari tempatku duduk. Wajahnya terlihat lumayan cemas. "Lo sakit?" tanyanya sambil menyibak rambut panjangku yang menutupi wajahku. Aku menggeleng sebagai jawaban. Aku bisa menduga kenapa Riga mengira demikian. Itu past

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN