Aku benar-benar lega saat akhirnya bisa menemukan pembalut yang kubutuhkan. Meski toko yang kumasuki ini terbilang cukup kecil dan sederhana, namun barang-barang yang dijual disini lumayan lengkap. Aku membawa barang yang akan kubeli itu ke kasir. Aku tak bisa langsung membayar karena pegawai kasirnya entah pergi kemana. s**l, jangan-jangan pegawainya sedang beristirahat. Lalu aku harus bagaimana? Rasanya ingin kucolong saja benda ini! Baru akan berbalik untuk mencari orang yang menjaga toko ini, aku justru dikagetkan dengan seseorang yang memelukku dari belakang. What the f**k! Siapa orang yang dengan kurang ajar berani sembarangan memelukku? Tapi tunggu dulu. Sepertinya aku mengenal wangi parfumnya. Aku menoleh dan ternyata dugaanku benar. Kak Langitlah orangnya. "Lo ngapain sih?

