"Bukakan pintunya." Pintah Asry pada penjaga di sana. "Tapi, Nona..." Ucapnya sedikit takut jika akan terjadi apa-apa. "Tidak apa, bukalah." Perintahnya lagi. Mau tidak mau penjaga itu pun membukanya. Setelah pintu terbuka, mata Asry dan singa itu bertemu dan memandang lekat. "Kemarilah." Ujar Asry memanggilnya tanpa rasa takut. Dengan pelan singa itu mendekat dan merebahkan dirinya di depan Asry. "Kau sudah cukup besar, kau sangat cepat dewasa." Asry mengelusnya lembut. Singa itu juga hanya diam menurut dengan apa yang di lakukan oleh Asry. "Bagus, kau memang penurut. Aku akan mengajakmu nanti, kau harus terlihat garang." Ujar Asry lagi. Sedari kecil memang Asry sudah tertarik pada binatang-binatang buas. Dan sekarang dia memiliki apa yang dia inginkan di sana, Asry ikut andil dalam

