"Sepertinya kau beralih profesi menjadi tukang gombal sekarang." Ujar Asry. "Hahaha... Apapun yang kau katakan adalah pujian untukku." Ujarnya dengan percaya diri. Asry hanya tersenyum dengan ucapan Richard, memang hanya dengannya Richard berkata manis. Biasanya dengan teman-temannya dialah yang paling kalem, tapi terkadang juga bar barnya tidak di sangka-sangka. "Istirahatlah, perjalananmu pasti sangat melelahkan." Sambung Richard di sana. "Kau juga beristirahatlah, bukankah di sana larut malam? Sampaikan salam Mami untuk Mommy." Ujar Asry. "Baiklah, akan aku sampaikan. I love you, babe. Sampai jumpa nanti, "Ucap Richard tanpa malu-malu. "Eemm... love you too. Aku akan menunggumu," Jawab Asry dengan tersenyum tipis. Mereka mengakhiri sambungan telfon satu sama lain. Richard memutuska

