"Memangnya mau kau apakan dia kalau macam-macam di belakangmu?" Diva mencoba bertanya apa yang akan di lakukan oleh Asry jika Richard bermain-main di belakangnya. "Tentu saja aku akan menghukum dirinya seberat-beratnya, bahkan mungkin penyesalannya nanti tidak akan cukup." Jawab Asry tegas. "Apa kau tidak takut dengan Daddy-nya? Bukankah Daddy-nya juga mafia besar seperti Papimu?" Diva asyik mengunyah makanan yang ada di depannya. "Aku tidak peduli seberapa besar mafia keluarganya, penghianatan tetaplah penghianatan. Bukankah seperti itu hukum di dunia mafia," Asry menjawabnya dengan santai, tapi setiap kata-katanya sangat dalam. "Good girls, kau memang pintar." Puji Diva Asry dengan memberikan dua jempol padanya. "Ini baru adikku, aku mendukung setiap apa yang kau lakukan. Wajah bole

