Tiga Mate

1047 Kata

  Kedatangan Paris sudah Axton perkirakan. Dengan senang hati dia mengulang kembali apa yang ia lakukan di kehidupan sebelumnya pada Paris. Menghajar Paris ternyata memang menyenangkan. Selain sarana mengujinya, pukulan yang Axton lakukan juga untuk membalas rasa jengkel karena dia mengambil Vetri di kehidupan kedua.   "Ikut aku Paris. "   Axton mengajak Paris seperti dahulu, tapi sekarang dia tidak langsung menuju ruang kerja. Melainkan memutari taman di mana Vetroi, Viona, Tania dan Sandra berlatih. Para gadis itu memang menyukai bekerja dan berlatih di Gazabo dari pada di ruang tertutup.   Langkah Paris pun terhenti. Aroma menggoda yang menabukkan mulai menghalangi kesadarannya.   "Paris..."   Diam-diam Axton mengamati reaksi Paris. Jika ucapan Fairy Forest dulu benar adanya mak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN