* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Agas sudah menduga kalau ini bakal terjadi. Maksudnya tentang betapa temen-temennya gak bisa dipercaya kalau beneran bakal sampai di apartemennya jam 4. Nyatanya bahkan sampai di pukul lima kurang lima belas menit, yang datang cuman Deril sama Shara doang. Itu pun dateng pas waktunya gak tepat banget. Agas lagi asik manja-manja sama Aya di dapur pas kemudian pintu apartemennya berbunyi—iya, Deril emang tahu kode apartnya. “b*****t emang lo, Gas.” ujar Deril sambil melempar bungkus rokok ke arahnya yang untungnya ditangkap dengan cekatan oleh Agas. “Yang harusnya ngumpat gue, lah, Nying. Lo dateng bukannya assalamualikum malah ngeluyur aja kayak m

