Kali ini, ada yang berbeda dari diri Yasmine, lebih tepatnya penampilan Yasmine. Jika dulu wanita itu selalu memakai pakaian yang kata Abidzar penjahitnya kekurangan bahan, kali ini Yasmine memakai pakaian yang lebih tertutup. Tak hanya itu saja, rambutnya ia biasanya ia urai kini tertutup dengan sebuah kain. Yup, sebuah hijab berwarna moccha. Abidzar yang pertama kali melihat penampilan istrinya yang berbeda pun begitu terpana dengan aura kecantikan yang semakin terpancar dari diri sang istri. Istrinya semakin cantik berkali-kali lipat saat menutup rambutnya. Yasmine memang bertekad kalau ia akan memulai berhijrah. Bismillah, aku hijrah! batin Yasmine dalam hati. Yasmine begini, bukan karena Abidzar atau apapun melainkan karena dirinya sendiri. Abidzar hanya membantu membuka mata hati Y

