22. Kemarahan pada tengah malam

1079 Kata

Raka tak menyerah begitu saja, ia merebut ponsel sepupunya, membuat Putra melotot karenanya. "Kamu mau apa lagi?" "Dia blokir nomorku." "Makanya kamu berhenti ganggu dia. Kamu bayangin, deh. Dia tahu kamu sodaraku, itu artinya dia tahu kamu youtuber terkenal, dia tahu kamu tampan. Tapi dia nggak tertarik sama kamu, artinya ... bisa jadi dia laki-laki, atau dia ibu-ibu, atau dia udah menikah. Tolong berhenti ganggu Bawang Putih, kalo pun kamu mau ganggu dia, jangan seret-seret aku." Putra merebut kembali ponselnya dari tangan Raka. Raka yang kesal, memilih pulang dari pada harus berdebat dengan sepupunya. Padahal, malam itu ia berniat untuk tidur di sana lagi karena harus membuat video untuk kanal yutubnya. Dalam keadaan kesal seperti itu, Raka semakin kesal ketika ia pulang ke rumah da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN