35. Berusaha percaya Putra

1155 Kata

Malu? Tentu saja. Raka malu setengah mati karena baru kali itu ia kalah dibandingkan sepupunya yang 3 tahun lebih tua darinya itu. "Berhenti ketawa, mau kusumpal mulutmu itu pake sandal?!" Raka memasang ekspresi garang. Putra masih saja tertawa, hingga merasa puas. Lalu setelahnya ia mengambil napas dalam-dalam, mengatur ritme napasnya. "Oke, maaf." Raka hanya diam, mencoba melanjutkan pekerjaannya, tetapi sayangnya tak berhasil karena moodnya sudah terlanjur kacau. Pria itu menggebrak meja dan lalu melirik sepupunya dengan tajam. "Gimana kalo Nava bener-bener suka sama Putra? Argh!!!!" batin Raka. "Siapa cewek itu? Aku penasaran, gimana bisa dia suka sama aku. Oh, nggak, sebenernya aku emang lebih keren sih dari kamu." Putra mencoba menyombongkan dirinya sendiri. Raka menyeringai. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN