Ini mimpi, Naya bermimpi aneh. Dia merasakan tubuhnya diapit dari kedua sisi. Di depannya tampak Jonathan tengah menatap lekat. Menyentuh seluruh tubuhnya dengan lidah panas itu. Tubuhnya berkeringat, begitu pula dengan Jonathan. Namun di matanya, pemandangan itu terlihat seksi. Bibirnya terkatup rapat, menahan desisan lirih yang akan keluar. Sesuatu dalam dirinya terasa membakar saat Jonathan mulai menyatukan tubuh mereka perlahan. "Aku menyukaimu, Naya ...." Suara serak milik Jonathan terdengar sangat menyenangkan di telinganya. Membuat Naya menikmati saat lelaki itu mulai menguasainya. Kedua tangannya terulur menyentuh rahang kokoh itu dan mengelus bulu-bulu halus di sana. Mimpi ini seperti nyata. Setiap sentuhan dan ucapannya seperti memang nyata. Sampai saat Naya kemudian merasakan

