Naya Mabuk

1310 Kata

Yang kemarin baca, silakan refresh ulang. ___ "Tolong antar aku ke suatu tempat," ucap Naya pada sopir yang Rey ditugaskan untuk mengantarnya ke mana pun yang dia inginkan. Duduk di kursi belakang dan memerintahkan sang sopir untuk membawanya menuju kafe di mana dia membuat janji dengan seseorang. Lebih dari seminggu setelah kakaknya dikabarkan meninggal, baru kali ini Naya keluar. Selama seminggu itu pula, baik Jonathan dan Rey selalu ada di sampingnya. Meski Rey terkadang sering menghilang tanpa kata dan bahkan sampai dua hari ini laki-laki itu belum memunculkan batang hidungnya. "Nona, apa Tuan Rey sudah tahu?" Naya yang saat ini tengah melihat ponselnya untuk memeriksa ada tidaknya pesan masuk, harus menoleh. "Sudah. Tidak perlu khawatir, aku sudah meminta izin." Merasa tidak aka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN