Sebuah peristiwa buruk kembali terjadi. Rumah utama bekas Vincent yang ditingali oleh Isabel, semalam disatroni orang-orang bersenjata tajam. Beberapa pelàyan ada yang tewas. Anehnya, tidak ada barang berharga yang hilang saat semua orang mengira kalau itu adalah perampokan. Petunjuknya pun tak ditemukan dan kabar baru diterima barusan oleh Isabel sendiri. Wanita yang kemarin masih syok, jelas semakin ketakutan mendengarnya. Isabel hanyalah janda yang tidak memiliki apa-apa selain rumah peninggalan suaminya dan sebuah butik yang diberikan oleh Vincent sebagai mas kawinnya. "Lalau bagaimana kondisi mereka yang ada di sana?" "Mama tidak tahu, Nathan. Mama takut." Isabel menangis dan memeluk Jonathan dengan erat. Apa yang terjadi kemarin dan hari ini membuat dia benar-benar khawatir kalau a

