Rencana yang Gagal

1456 Kata

Tidak ada yang lebih canggung untuk Naya, dibanding saat Jonathan memintanya untuk menarikan tarian eròtis dengan hanya mengenakan lingerié. Memalukan. Wajahnya bahkan sudah memerah karena malu saat laki-laki itu tengah memandanginya dari atas ranjang. Menunggu pertunjukan yang akan dilakukan olehnya. "Aku tidak bisa. Kenapa harus melakukannya? Apakah tidak ada hukuman lain?" desah Naya frustrasi. "Tidak. Aku ingin melihatmu menari. Maka, lakukan segera. Aku yakin, kau tahu bagaimana cara melakukannya." Perkataan Jonathan yang sulit dibantah membuat Naya menelan ludahnya kasar. Meski dulu dia pernah melakukannya, tapi tidak dengan sekarang. Sangat memalukan saat setiap mata memandangi tubuhmu seperti siap menerkam. Meski saat ini, hanya ada Jonathan saja yang duduk dan memerhatikannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN