Rey yang Sakit

1169 Kata

Isabel melangkah pelan memasuki ruang kantor anaknya. Matanya langsung bertemu pandang dengan Mark yang duduk di meja sekretaris. Serta merta, dia menghampirinya. Lelaki yang awalnya sibuk menyusun kegiatan kerja Jonathan, seketika harus menoleh dan menatap ke arah Isabel begitu menyadari kehadirannya. Dia langsung berdiri dan tersenyum ramah. "Nyonya, apa Anda mencari Tuan?" tebaknya. Isabel menganggukkan kepala. "Apa dia ada di dalam?" "Ada, tapi ... hmm, saya akan coba memberitahunya dulu," balas Mark dengan sedikit gugup. Dia khawatir jika Jonathan tidak suka diganggu, mengingat tidak ada seorang pun sejak tadi yang diizinkan masuk. Entah mengapa, pagi ini suasana hati atasannya memburuk. Memarahi para karyawan yang melakukan kesalahan sepele, bahkan seorang office boy pun harus ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN