chapter 58

1135 Kata

Adara terbangun pukul sembilan pagi. Dia dan Sangga baru tidur pukul lima subuh. Karena setelah melihat seluruh lebam di tubuh Sangga, membuat Adara khawatir dan memaksa Sangga untuk pergi ke rumah sakit. Sangga berusaha untuk meyakinkan Adara tidak ada luka yang parah, tapi ia tidak mau mendengarnya dan tetap memaksa Sangga pergi ke rumah sakit. Setelah ke rumah sakit dan memastikan tidak ada luka dan seluruh lebam diobati. Adara baru merasa yakin dan mereka pulang ke apartemen. Sesampai di apartemen Adara masih mencoba untuk bertanya, tapi lagi-lagi Sangga tidak mengatakan apa pun.             “Terserah kalau lo gak mau cerita apa-apa sama gue!” rutuk Adara, dia membalikkan tubuhnya dan memunggungi Sangga. Pria itu pun kembali menarik Adara kepelukannya dan memberikannya ciuman singkat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN