14

4772 Kata

Sebulan berlalu dengan tenang. Berita tentang Bianca dan Dylan mulai surut dan keadaan sudah mulai tenang. Kehidupan Bianca juga sudah mulai tenang, dia menjalani semua aktivitasnya dengan tenang dan damai. Namun tidak dengan Rezvan, selama sebulan ini dia masih mendengarkan Bianca yang marah, ngomel, dan tentunya ngegas padanya. Seperti hari ini saat mereka harus meeting dengan vendor yang membuat baju pengantin mereka. “Kak," panggil Bianca namun tidak di gubris oleh Rezvan yang tengah sibuk menyetir. “Kak Rezvan!” panggil Bianca lagi dengan nada lebih tinggi karena kesal tak digubris. Rezvan bergumam pelan sebagai jawabannya. “Kok lo makin lama makin ngeselin sih kak!” kesal Bianca mengomel pada Rezvan yang tak menghiraukannya. “Lo aja yang makin emosian," ujar Rezvan tak mau menga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN