Bianca tidak bisa menyembunyikan senyumnya setelah kencan mahalnya dengan Rezvan. Kencan, apa itu bisa disebut kencan? Ya intinya jalan-jalan mahal ke mall dengan Rezvan. “Kenapa lo senyam-senyum?” tanya Rezvan sambil menoleh pada Bianca sekilas. “Enggak! Mana ada!” ujar Bianca kembali dengan suara melengking khasnya. “Ck. Lo dari tadi senyam-senyum terus Anka.” Ujar Rezvan sembari berdecak. “Enggak kak, gua gak ada senyam-senyum kayak yang lo bilang. Mata lo salah itu," balas Bianca. “Hmm, terserah. Besok lo kerja?” tanya Rezvan mengalihkan pembicaraan mereka pada hal yang lebih bermutu. “Besok?” tanya Bianca ulang. Rezvan bergumam mengiyakan. “Iya kerja, kenapa? Mau ngajak gua nonton lagi?” tanya bianca dengan nada bersemangat. Rezvan menoleh pada Bianca. “Enggak lah! Gua gak g

