Milea dan Akbar segera mencari tempat duduk yang nyaman di taman kota. Meskipun ramai beruntung mereka cepat mendapat tempat duduk di sudut taman, sehingga mereka leluasa ngobrol tanpa takut kedengaran orang lain. "Gimana? Kamu siap ketemu keluarga Abang? Kalau kamu siap berarti jawabanmu iya dan kalau kamu belum siap berarti kamu tidak menerima Abang menjadi orang yang istimewa dalam hidupmu," tanya Akbar to the point. "Insyaallah siap Bang," jawab Milea pelan, hampir tidak terdengar oleh Akbar. Bagaimanapun Milea perempuan, jadi untuk hal-hal yang bersifat privacy dan intinya tentu saja dia masih malu untuk mengungkapkan secara frontal. Karena kesediaan dia menemui keluarga Akbar yang berarti juga ungkapan hatinya yang mau menerima cinta Akbar. Setelah seminggu penuh berpikir di ten

