Bagaimana Milea bisa move on jika laki-laki yang ditemuinya tidak lebih baik dari cinta masa lalunya. "Saya tidak lagi sakit kalau Bapak lupa. Bapak bisa lihat kalau saya tidak diinfus, dan tidak ada selang oksigen yang ada di hidung saya. Jadi, itu menandakan pingsan saya tadi bukan karena saya kekurangan asupan makanan atau karena penyakit berbahaya. Saya hanya terkejut dengan penghinaan yang saya terima. Seumur hidup saya, baru kali ini saya dihina dan direndahkan seperti ini. Maaf saya harus pulang sekarang," ucap Milea sambil berlalu ke luar dari ruangan kecil tempat nya di rawat beberapa saat yang lalu. Milea tidak habis pikir dengan Akbar, bagaimana Akbar menganggapnya sakit secara fisik? Apanya yang harus dipulihkan, sementara yang sakit hanya hatinya. Milea hanya butuh sendiri

