Sah

1247 Kata

Hari terus berganti dengan begitu cepat. Tak terasa hari yang di tunggu-tunggu pun telah tiba. Ega dan Milea kini tengah berada di rumah orang tua Milea menunggu penghulu yang sedang berada di perjalanan tiba. Setelah melalui prosesi siraman dan malam midodareni yang dramatis, fisik Ega dan Milea sebenarnya sudah lelah. Apalagi membayangkan setelah akad nikah ini mereka langsung berpindah ke gedung untuk acara resepsi. Tetapi, selelah apapun mereka tidak terlalu di hiraukan sebab tertutupi oleh rasa bahagia yang luar biasa. Ega deg-degan karena takut tidak lancar dalam mengucapkan kalimat ijab kabulnya nanti. Sementara Milea yang sudah siap dengan riasan flawless nya, tampak gugup karena acara tidak juga dimulai. Milea takut akan gagal seperti yang ada di novel yang sering ia baca.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN