Suasana di dalam Mobil mendadak mencekam karena tak satupun dari mereka bersuara. Akbar nggak berani bersuara takut nantinya mempengaruhi jawaban Milea. Padahal apa hubungannya coba? Sementara Milea masih terus berpikir, apakah iya dirinya masih memiliki keinginan untuk bersama dengan Ega? Tak dapat dipungkiri rasa itu masih ada, bahkan masih utuh belum berkurang sedikitpun. Meskipun kecewa dengan kedekatan Ega dengan wanita itu, rasa itu nyatanya masih enggan beranjak. Pikiran Milea masih melayang nggak tahu harus menjawab apa. Apakah dirinya terlalu kejam jika berniat menggunakan Akbar sebagai media untuk mengalihkan rasanya terhadap sang mantan? Milea masih memejamkan mata. Sambil terus berpikir, tanpa menyadari Akbar pun juga dalam mode diam. "Jadi, gimana? Kamu tidur?" tanya A

