episode 21 , Kepergok

834 Kata
" ughh " jam berapa ini , astaga sudah jam 5 lewat. anand pun bergegas ke kamar mandi lalu menunaikan kewajiban nya , " hah lapar makan apa ya " , anand pun bergegas ke dapur untuk mencari sarapan namun hasil nya nihil. "krucuk krucuk , terdengar suara perut nya yang sudah keroncongan karna memang dari kemarin sore dia belum tersentuh makanan yang difikirkan bagaimana caranya supaya cepat sampai ke indo untuk menjemput nisa. akhirnya anand memutuskan untuk membuat mie instan , namun sayang seribu sayang stok nya pun sudah habis, tanpa sengaja ia memanas kan panci tanpa air , namun sebelum ia menaruh air kedalam panci tangan nya pun terkena pinggir panci yang panas, ia pun langsung mematikan kompor itu dengan tergesa-gesa alhasil panci, serta piring alumunium yang ada di dekat nya jatuh berserakan. "hah" ada ada saja," anand pun mendesah rendah, entah sejak kapan ia bertindak ceroboh seperti ini, dibiarkan nya perabotan yang berantakan itu di bawah kompor sedang kan ia bergegas mencari kotak P3k. anand pun akhirnya mencari kotak P3k itu di ruang tamu dekat laci di bawah TV, namun naas belum juga ketemu ia malah di teriaki maling. yah Nisa, siapa lagi penghuni di apartemen nya selain dirinya ya nisa lah orang nya , baru dua pukulan ia berhasil mengambil alih sapu yang ada di tangan nisa lalu berpindah ke tangan nya. anand diam sejenak lalu terbesit fikiran yang jitu agar nisa bisa ikut dengan nya, ia pun tersenyum licik ke arah nisa, dan dia mendengarkan celotehan yang menurut dia aneh tapi lucu. yah akhirnya dia berhasil mengajak nisa pergi bersama nya, alih alih sebagai hukuman karna telah lancang memukul bahkan mengira dia itu maling, haha ha , kena kau nisa lihat saja hukuman yang sebenarnya sedang menunggu mu. **** " huft " ya Tuhan mimpi apa hamba semalam kenapa jadi gini sih, naik pesawat hiiiii, bismillah aja deh semoga ngga terjadi apa apa. dengan tampang lesu nisa pun bergegas kembali ke kamar nya. " hey mau kemana kau," tanya anand. "lah katanya mau ke Belanda saya harus siapin yang harus saya bawa kan tuan. " "ooh, eh tidak usah nanti kita beli saja di sana aku ngga mau banyak bawa barang atau kau bisa pakai punya adik ku, aku rasa kalian sma. " "hhaah adik, wah jadi tuan punya adik cewe ya." " darimana kau tau kalau adiku itu wanita." " hadeuh tuan tuan kalau adik tuan pria ngga mungkin kan saya pakai daleman pria ups hehehe sorry tuan. " "hah benar juga ya, eh tapi tunggu daleman maksudnya, itu" . anand pun memandang bagian sensitif nisa atas dan bawah, Sontak nisa langsung menutupi nya . "aakh dasar m***m ngapain liatin saya kayak gitu." " hahahaha punya mu ngga ada apa apa nya saya suka yang seksi, bohay, cantik mulus ,bukan kayak kamu apaan , kurus dekil" ". biarin wlee yang penting bisa jaga diri, ini semua khusus buat suami saya nanti." nisa pun langsung meninggalkan ruangan itu lalu bergegas ke kamarnya ". awas kau nisa , kalau bisa saya seret juga kau ke ranjang, tapi tunggu seperti nya aku kenal dengan baju itu." "akkh nisa kesini kau. anand pun segera menyusul nisa ke kamarnya, nisa lupa mengunci pintu saat ia hendak mengganti baju, nisa membuka semua kancing nya lalu melepaskan bajunya itu baru hendak memakai kaos kebesaran nya tiba tiba terdengar suara buka pintu sambil teriakan seorang pria , " ceklek " "nisaaa , " anand pun terdiam sejenak melihat pemandangan yang indah menurut nya tanpa sadar ia mendekati nisa, setelah mendengar teriakan nisa ia baru sadar bahwa ia sudah dekat dengan dia. "aakh dasar m***m ngapain tuan masuk kamar saya" . anand tersadar lalu langsung membekap mulut nisa dengan tangan nya nisa pun berontak sambil memukul mukul tangan nya anand hingga ia terjatuh di tempat tidur nisa anand pun berteriak saat nisa berhasil menggigit tangan nya. "aakh," anand pun melepaskan tangan nya namun tetap saja posisi mereka saat ini sangat lah intim nisa berada dibawah sedangkan anand berada diatas dengan kondisi nisa yang hanya memakai bra dan dalam saja. "aaakkh, anand apa yang kau lakukan pada nisa. " "hah mami ,,, ini ,, itu,, anu hmm, ngga seperti yang mami fikir kan kok mam beneran. " "huwaa ,, bohong nyonya tadi tiba tiba tuan anand masuk kekamar saya terus bekep mulut sya gitu nyonya, tolongin saya nyonya. " "anand cepat ke sini ngapain kamu masih disitu dasar bikin malu mami saja temui mami sekarang di ruang tamu cepat. " anand pun terkesiap dengan apa yang mami nya bicarakan namun ia sadar posisi nya saat ini seperti apa di tambah ia melihat kondisi nisa yang wah, bisa meningkatkan gairah pria , dia pun mulai menelan ludah dengan susah saat anand bangun ia merasa ada yang sesak dibawah sana. "sial sial sial, kenapa meski sekarang sih. sedang kan nisa merasakan keanehan karna di paha nya terasa ada yang mengeras, " ia langsung mendorong anand dengan sekuat tenaga lalu meraih baju yang ada di kasur dan bergegas ke kamar mandi.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN