episode 34,drama penculikan bagian 3

880 Kata
##### terdengar suara kicauan burung burung di pagi hari, entah apa yang di rasakan Nisa saat ini, yang jelas tidur nya sangat nyenyak, sehabis sholat ia tertidur lagi bahkan ia malas untuk membangun kan tuan mudanya itu. terdengar suara gemercik air di kamar mandi, pagi hari ini anand sangat senang , ia mandi sambil bersenandung riang, sambil tersenyum senyum mengingat kejadian semalam. ya setelah tragedi di sore hari menjelang makan malam ia sudah berbaikan, setelah Nisa meminta izin untuk menelpon keluarga nya perihal lamaran anand ke pada nya. semalam anand membujuk Nisa, meskipun ia gengsi tapi di urungkan rasa gengsinya itu, ia takut nanti Nisa akan menolak untuk di nikahi. setelah mengetahui faktanya bahwa ia sudah menaruh hati dengan nya senyuman nya tak pernah luntur,hanya saja syarat yang di berikan cukup berat menurut nya. yah, samalam Nisa memang sempat mengatakan bahwa ia sempat menyukai dirinya disaat ia sedang pingsan di dalam lift, bahkan dia juga mengatakan selalu berdebar debar jika berdekatan dengan nya, perasaan yang aneh seperti orang yang jatuh cinta, namun di saat terbangun rasa itu hilang tertutupi rasa emosi selalu saja bikin ulah yang membuat Kepala Nisa tambah pusing, terlebih lagi selalu di pojokan Nisa tidak suka. syarat yang memberatkan anand hanya satu yaitu menceritakan apa yang menjadi penyebab dia menjadi trauma bahkan phobia aneh yang muncul saat usia nya 12 tahun, bukan kah itu sudah mendekati masa baleg, katanya, jika hanya berubah sikap dingin menjadi hangat itu adalah hal yang mudah, namun untuk yang satu itu ia harus berfikir keras, tak mudah baginya melalui masa sulit itu, mengingat nya saja ia sudah merinding sendiri,bahkan ia tak sanggup untuk menceritakan nya ke pada siapapun bahkan ke pada ke dua orang tuanya dan para sahabat nya. yah, anand tau betul alasan Nisa untuk mengetahui phobia nya itu dan trauma akan gelap, tujuan nya untuk mempermudah terapi yang akan di jalaninya, meskipun sudah berpuluh puluh kali ia melakukan terapi tetapi hasilnya nihil. "hah," anand mendesah pelan, tak apa lah ia melakukan terapi lagi siapa tau akan berhasil, namun terapi yang di lakukan masih secara sembunyi sembunyi ia tak mau sampai di ketahui oleh saingan bisnis nya yang sedang mengincar perusahaan nya itu. saat ini perusahaan nya memang sedang kolaps, ada penghianat yang masuk ke dalam perusahaan nya sehingga ia mengalami kerugian yang sangat besar, ia berjanji setelah urusan nya di Belanda selesai ia akan menceritakan ke Nisa tanpa ada yang di tutup tutupi lagi. minggu depan Nisa sudah berjanji ke anand untuk bertunangan terlebih dahulu, setidaknya ada ikatan untuk memperkuat pernikahan nya nanti, dan semoga saja tidak ada halangan yang menggagalkan rencana nya itu. **** di tempat lain, papa adi wiguna sedang menyelidiki siapa dalang dibalik goyah nya nya perusahaan anak nya itu, selama ini perusahaan anand anaknya itu baik baik saja namun semenjak kedatangan paman tirinya itu beberapa tahun terakhir semakin terlihat, selalu saja ada masalah pembayaran yang telat di bayarkan ke ara client yang sudah bekerja sama sehingga mereka pun sedikit demi sedikit berpindah ke perusahaan lain dengan alasan yang sama, padahal di tahun sebelum sebelum nya tidaklah demikian. yah paman djarot memang licik, dulu sebelum nya ia bekerja di perusahaan ayahnya keluarga wiguna group,sebelum papi adi menjadi seorang pemimpin perusahaan, paman djarot salah satu pemegang saham juga di sana bahkan bisa di katakan 50 banding 50. paman djarot adalah adik tiri dari papi adi wiguna, ia adalah orang yang serakah selalu iri dengan apa yang papi ada punya bahkan, paman nya itu sempat membuat rencana untuk melenyapkan papi adi, tapi sayang tak ada yang mengetahui nya. paman djarot selalu mencari cari kambing hitam untuk menutupi kesalahan nya di dalam perusahaan nya hingga tiba saat nya perusahaan yang ia bangun bangkrut karna terlilit hutang . paman djarot sangant kesal pada saat itu bahkan ia menyalahkan kan kaka tiri nya yaitu papi adi, ia tidak rela melihat perusahaan kaka tiri nya itu berkembang pesat bahkan memiliki keluarga yang harmonis. hingga akhirnya ia mencoba menghancurkan keluarga kaka tiri nya secara perlahan lahan, dan terjadi lah, goyah nya perusahaan kaka tiri nya di saat terjadi penculikan anak nya anand yang di sekap selama 2 minggu sehingga ia tak fokus dengan perusahaan nya ditambah lagi istri kesayangan nya mami Siera yang selalu berteriak histeris dan gladis yang baru menginjak usia 5 tahun pun selalu menangis melihat maminya seperti itu. anand adalah anak yang pandai, ceria dan mudah bergaul dengan siapa saja diusianya yang masih belia, sudah mendapatkan berbagai prestasi ia merupakan penerus keluarga wiguna yang di bangga kan, namun takdir berkata lain, ada saja orang yang iri melihat kebahagiaan keluarga nya, sebenarnya ia tau siapa dalang dari penculikan itu namun tak ada bukti yang kuat salah satu kuncinya adalah anand , karena anand enggan bercerita tentang peristiwa naas itu. hingga akhirnya akan segera terungkap, sengaja papi adi membiarkan mami Siera bergerak dalam bidang perjodohan, ia sudah menyuruh orang kepercayaan nya untuk memantau semua keluarga nya baik yang di dalam maupun luar negeri, bahkan calon besan nya pun tak luput dari pantauan nya. papi adi amat sangat berharap kepada calon menantu nya ini, yang dengar dengar bisa menyembuhkan phobia dan trauma anak nya, namun masih ada sedikit ke khawatiran jika tiba tiba phobia nya itu akan kambuh di depan umum dan dampak nya bisa menimbulkan masalah bagi perusahaan anand yang memang sedang goyah.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN