episode 28 , salting bag 1

772 Kata
malam semakin larut, ada seorang wanita cantik yang sedang gelisah karna tidak bisa tidur, semenjak pertemuan nya dengan anand di bandara siang tadi. wanita cantik itu adalah dokter irenne, adik dari sahabat nya sendiri, sebenarnya dokter irenne itu sudah lama menyukai anand, hanya saja selalu di pendam, terlebih sikap anand yang dingin dan tidak mudah untuk di dekati oleh wanita adalah salah satu ke kaguman tersendiri karena ia merasa anand itu orang yang pilih pilih pasangan. yah, dokter irenne tidak mengetahui tentang penyakit yang di derita oleh anand, hanya keluarga inti saja lah yg mengetahui nya, dan kedua sahabat pria nya, yaitu sekertaris joddy dan dokter irs. dalam benak nya dokter cantik itu masih bertanya tanya bukan kah ia tidak pernah dekat dengan seorang wanita, lalu di bandara tadi siapa seperti nya aku pernah melihat nya, celoteh nya. "mmmm, apa mungkin gladis ya", tapi bukan kah gladis ada di Belanda sedang liburan dan nampak nya wanita tadi tidak asing, dan kenapa anand begitu kesal melihat wanita itu bercengkrama dengan lelaki lain, seperti orang yang sedang cemburu. " akhhhh,", pusing lebih baik besok ke rumah mami Siera saja lah. ***** " waaaah, "gede banget rumah nya, ini rumah apa istana, celoteh nisa mengagumi tempat tinggal anand yang di Belanda. " hmm, " anand pun menggeleng geleng kan kepala nya, dasar norak, ayo masuk ketemu sama grandma dan grandpa dulu. "hah", eh,, iya lupa, berarti nanti saya tinggal di sini tuan. " hmm, " jawab anand singkat. "oooh gitu, semoga aja kakek dan nenek nya baik, amin. ngapain kamu komat kamit di situ ? lagi berdoa, supaya lisan saya ngga kepleset, kalau ngomong sama orang kaya. " ooh, memang kamu hafal doanya "? yey, hafal dong, walaupun tamatan saya rendah, saya punya doa jitu, kalau ngomong sama orang yang gedean. " hah, orang gedean"? , maksudnya, jawab anand bingung. "orang kaya bos, orang pinter, huh gitu aja ngga tau. " "hah, ada ada saja kamu ini, ayo turun" . anand pun turun dari mobil nya begitu pula dengan nisa, entah kenapa perasaan nya jadi ngga enak, seperti ada sesuatu yang mengganjal. sesampainya nya di mansion utama, anand di kejutkan dengan teriakan seorang gadis cantik, "kak anaaaand. " anand pun menoleh ke sumber suara, siapa lagi kalau bukan si cerewet adiknya gladis. 5 tahun sudah anand dan gladis tidak bertemu langsung, mereka hanya bertukar kabar melalui vidcall saja, serindu berat apapun di tahan nya, ia ingin bermanja manja dengan kaka lelak nya namun tidak bisa, gladis paham betul akan fobia dan trauma yg di alami sang kakak. gladis tak sabar ingin memeluk kakak nya, namun masih saja ia ragu dan khawatir kalau kalau kakak nya akan kambuh. sedangkan anand yang menoleh ke gladis pun langsung membentang kan tangan nya seraya ingin meluapkan kerinduan dengan cara memeluk nya, seakan anand lupa bahwa ia fobia dengan lawan jenis. sedangkan nisa hanya berdecak kagum dengan keharuan yang menggembirakan, bahkan ia ikut merasa bahagia juga. akhirnya gladis pun memeluk anand dengan erat, sambil menangis sesenggukan karna bahagia, dan anand pun masih menepuk nepuk kan tangan nya ke punggung gladis untuk tetap tenang. di sela drama itu, gladis melirik Nisa dan merenggang kan pelukan nya ke anand, ia mendongak ke atas sambil berkata, " itu kak nisa ya kak"? , tanya gladis . anand pun mengernyit kan dahinya dan menganggukkan kepala nya pelan, " kok tau," tanya anand. namun hanya di balas dengan cengiran kuda nya hihihi gladis pun melepaskan pelukan nya lalu berpindah menghampiri Nisa. sedangkan Nisa yang baru sadar tiba-tiba jadi salting, ketika gladis menghampiri nya, Nisa merasa gugup bahkan sampai mundur 2 langkah dari tempat nya berdiri, gladis pun langsung tersenyum dan langsung memeluk Nisa dengan erat. "terimakasih ya kak Nisa udah ngembaliin kakak aku seperti semula, semoga pernikahan kakak secepatnya berjalan lancar. " Nisa pun terpaku dengan apa yang di katakan gladis kepada nya, gadis cantik itu , tak lama ia menatap anand, sedangkan anand yang di tatap hanya mengendikan bahu saja, seolah olah tidak mengetahui apa apa. yah, anand memang tidak mengetahui secara garis besar nya, namun dengan sangat heran kenapa gladis bisa tau kalau Nisa akan menjadi istri nya kelak. baik anand dan Nisa tidak menyadari, bahwa mereka telah menjadi trending topik di berbagai media, hanya saja wajah Nisa sengaja di blur, dari berita agar tidak membuat masalah nanti nya. bisa jadi nanti nya ada orang yang tidak suka , terus Nisa di dekati oleh orang-orang yang berbuat licik, dan mencari tau kelemahan dari keluarga wiguna. yah, mami Sierra memang sudah membuat rencana yang matang, ia tak mau bertele-tele dengan urusan pernikahan, bahkan setelah urusan di Belanda kelar ia berencana langsung menikah mereka berdua.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN