Ch.38

1212 Kata

"Ha? Serius lu?" Irvan bertanya dengan raut wajah tak percaya. "Iya. Gue serius. Tadi pagi di koridor sekolah, gue tabrakan sama itu cewek. Gue mana tahu kalau dia guru baru di sini. Soalnya dia kelihatan muda banget. Kayaknya seumuran sama kita, deh." Aku menceritakan kejadian tadi pagi saat bertemu dengan perempuan yang akan menjadi Wali Kelas baru di kelasku. "Enggaklah, Pea! Gila aja dia seumuran sama kita! Dia udah jadi guru, masa iya umurnya masih belasan tahun." Yeh! Si k*****t! Biasa aja kali! Gak usah nyembur gitu. "Kayaknya dia lebih tua dari kita, deh. Mungkin beberapa tahun di atas kita." Reza ikut nimbrung. "Tapi kenapa mukanya muda banget, ya? Kayak masih anak SMA," ujarku lagi. "Ya mungkin emang gitu dari lahir kali," sahut Reza. "Eh, tapi dia cantik banget, y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN