Ch.19 — Masa SMA | Kelas 1-1

2101 Kata

"Sini, Kakak bantu." Kak Riska menawarkan bantuan dengan senyum ramahnya. Senyuman itu yang masih melekat kuat dalam kepalaku. Mengingatnya saja sudah membuat hatiku kembali sakit. Aku hanya menghela napas kasar dan tetap mengabaikan uluran tangan darinya. Kenapa juga gue harus ketemu lagi sama dia? Mana ketemunya pas keadaan gue jatuh gini lagi? Sial banget! Aku lantas membuang muka dan mengalihkan tatapanku darinya. Semakin lama melihat wajahnya membuatku semakin mengingat kenangan bersamanya dulu. Jujur, aku tidak mau kenangan itu kembali terbayang. Sudah cukup! Tidak ada lagi jatuh cinta! Tidak ada lagi sakit hati. "Gak usah." Aku menolak bantuannya dan tetap bersikap dingin. Seolah aku tidak pernah mengenalnya. Aku berusaha berdiri sendiri dan mengabaikan uluran tangan dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN