"Lu barusan ngomong sama gue?" "Lha? Lu buta apa gimana? Lu lihat mata gue lihat kemana? Ya ke elu lah, b**o!" "Lu songong juga, ya?" "Terus lu mau apa? Lu mau berantem sama gue apa gimana? Jangan mentang-mentang lu senior di sini, lu bisa seenaknya sama anak baru, apalagi sama temen gue." Dia melirik singkat pada Reza. "Oh ... Jadi ini temen lu? Pantesan sama-sama songong." Dia melepaskan tangannya dari kerah Reza kemudian mendorongnya dengan kasar. "Hah... Tahun sekarang, murid barunya pada songong semua." Dia melangkahkan ke arahku. Mencengkram kerahku. Menatapku dengan tajam. "Lu dengerin! Jangan pernah macem-macem sama gue. Gue senior di sini dan gak ada yang berani sama gue. Kalau lu sampe berani ganggu gue, gue pastiin lu gak akan betah sekolah di sini." Aku menyungging bi

