Chapter 20

1161 Kata

Setelah ia dan Sam sampai di sebuah restoran mewah bergaya klasik itu, tak ada lagi pembahasan mengenai Ryo mau pun Bisha. Dan Yara juga tidak mencoba mengatakan sesuatu untuk melanjutkan obrolan mengenai mereka. Bukan karena ia tidak memercayai Sam atau semacamnya. Hanya saja, untuk beberapa alasan, Yara merasa perlu menyembunyikan kehadiran Bisha sampai ia sendiri benar-benar mau menunjukkannya pada orang lain. Dan tentu saja bagi Bisha, Zen dan Kira bukan lah orang lain. Jadi tidak masalah baginya jika mereka berdua tahu. Sam mengulurkan sebelah tangan, terlihat begitu canggung, selaras dengan raut wajahnya yang mendadak terlihat gugup. Yara ingin sekali tertawa keras melihat semua itu. Tapi bukannya ia orang yang tidak tahu tempat. Ia pun berdeham sekali dan menggenggam tangan Sam den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN