BAB 88 - mencari bukti

2031 Kata

Suasana Mall yang begitu meriah dan ramai dengan aksesoris dan pernak-pernik lampu-lampu warna-warni yang menghiasinya, membuat kedua manik mata perempuan itu berkilat terang. Amanda memang selalu kalap mata kalau sudah datang ke sebuah Mall seperti ini, apalagi hari ini dia diijinkan untuk membeli apa pun barang kesukaannya dengan menggunakan kartu kredit Juna yang unlimited. Laki-laki itu harus rela berkorban, memberikan credit card-nya itu agar Amanda mau pergi ke Mall untuk belanja-belanja dan bermanja-manja di salon bareng Nadine. Tanpa ragu dan curiga, perempuan itu menurut saja, dan bergegas pergi menuju ke Mall. “Nad, ini beneran? Aku boleh beli apa aja di sini?” “Ya, iyalah. Masa kamu masih ragu, sih?” sela Nadine cepat sambil berjalan bersisian di samping Amanda melintasi bebe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN