Dari kejauhan, Amanda mencoba mencuri dengar apa yang sedang dibicarakan oleh Barra dan Juna. Rupanya Barra tidak percaya akan apa yang dibicarakan oleh sang kakak. Laki-laki itu terus menerus mengorek dan memberikan pendapatnya ke Juna, dia merasa kalau ada yang nggak beres dengan rencana pertunangan kakaknya dengan Amanda. Perempuan itu merasa geram, ini tidak boleh dibiarkan, karena bisa saja nanti Juna terpancing dan menceritakan semuanya ke Barra. “Mas Juna, bisa kita ngobrol?” Amanda segera menyela percakapan Juna dan Barra yang masih memanas. “Mau ngobrol apalagi, Manda?” tanya Juna heran sambil menoleh ke perempuan itu yang memegang lengannya dengan keras dan memberikan kode padanya untuk segera pergi dari sana. “Banyak yang harus kita bicarakan, Mas. Mas Juna belum ngobrol ‘k

