BAB 84 - teman kencan

1575 Kata

Memasuki restaurant yang berkonsep Victorian dengan lampu-lampunya yang temaram hingga menambahkan kesan yang romantis, tidak membuat laki-laki itu terpesona. Diedarkan tatapannya ke seluruh penjuru ruangan untuk mencari pasangan itu, sementara pasangannya sendiri sedang mencari tahu dari meja reservasi, di meja mana mereka akan duduk. “Reservasi atas nama Pak Rommy Wijaya ada di meja nomer delapan, Bu. Mari saya antar.” Perempuan itu hanya mengangguk dan mengekor di belakang sang pelayan yang mengantarnya ke meja nomer delapan. Nagarjuna Evandaru pun mengikuti kedua perempuan itu sambil terus mengedarkan tatapannya ke seluruh penjuru resto. Namun, Nadine belum ada di sana. Kalau boleh jujur, sebenarnya dia enggan datang ke restaurant ini, tapi saat Amanda meyakinkannya kalau Nadine juga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN