Suara klakson di halaman depan mansion keluarga Suryodjatmiko terdengar begitu keras dan terus-menerus, suaranya begitu memekakkan telinga. Saat tiba di teras depan, Felicia tercengang karena mobil yang membunyikan klakson sedari tadi itu adalah mobil tukang roti yang setiap pagi selalu mampir ke mansion tersebut, menawarkan roti buatan mereka dan saat itu supir mobil tersebut tidak berada di tempat, melainkan ketiga anak kembar Nadine yang tampak asyik membunyikan klakson—yang memiliki suara yang khas dan unik—sambil tertawa dan melonjak-lonjak senang mendengar suara klakson yang berbunyi nyaring dan beda. Ekspresi wajah Felicia tampak begitu marah dan kesal saat melihat ketiga anak kembar itu yang tertawa-tawa riang, sementara Wilma hanya bisa terdiam sambil memperhatikan si kembar yang

