29 Dua hari berlalu, kondisi Iren sudah membaik. Tubuhnya sedikit terasa segar, wajahnya sudah tak sepucat kemarin-kemarin. Karena saat Iren tak sadarkan diri ia baru saja menyelesaikan operasi yang besar dan mengoperasi orang yang sangat penting, hingga rumah sakit menempatkan Iren pun di ruang VIP. Semua rekan dokter dan perawat bergantian menemani Iren, membuat Iren bersyukur, dia kelilingi orang-orang baik. Waktu menunjukan pukul 2 siang, setelah makan siang, dan melakukan sholat dzuhur serta membaca alqur'an, mata Iren mulai memberat, ia sedikit mengantuk, Iren menyimpan Alquran di atas nakas, lalu dengan pelan, membaringkan diri di brankar. Saat Iren sudah terlelap, pintu ruangan terbuka dan ternyata sosok Aryan yang masuk. Aryan berjalan dengan pelan ke arah brankar. Saat ber

