20

1541 Kata

30 Iren menghela napas berat saat sidang pertamanya di tunda. Dia menolak untuk mediasi, sedangkan Nio kekeh ingin mediasi dan akhirnya, sidang pun di tunda. Saat akan bangkit dari duduknya, ia melihat ke arah Nio dimana Nio juga sedang melihat ke arahnya. Sejenak, ia tertegun saat melihat wajah Nio yang di penuhi gurat penyesalan. Namun tak lama, ia menyadarkan dirinya agar tak goyah. "Ren!" panggil Nio saat mereka sudah keluar dari ruang persidangan. Iren yang sudah berbalik menoleh dan menatap wajah Nio dengan datar. Tanpa menunggu waktu lama, Nio pun mendekat ke arah Iren dan menarik lembut tangan Iren membuat Iren refleks menarik tangannya kembali "Beri aku waktu 10 menit untuk berbicara denganmu," ucap Nio, membuat Iren tampak berpikir. "Hanya 10 menit tidak lebih," jawab Iren,

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN