Bab 25

1626 Kata

Hari minggu terakhir sebelum kembali bersekolah, Ayah mengajakku untuk memakan es krim di salah satu Gelato Café di dekat rumah. Hanya kami berdua tanpa kehadiran Bunda. Karena Ayah berkata ingin menghabiskan waktu liburku yang tersisa untuk berbicara dari hati ke hati. Aku berharap bisa mengatakan semua isi hatiku. Walaupun agak sulit menjelaskan bagaimana aku bersyukur Ayah sudah berusaha untuk dekat denganku. Kami memasuki Gelato Café dan duduk di tengah-tengah meja yang berhadapan dengan etalase berisi berbagai macam rasa dari es krim. Aku memilih rasa stroberi sedangkan Ayah lebih suka cokelat. Dari dulu kesukaan kami selalu berbeda. Kesukaan terhadap olahraga pun tidak pernah sama. Ayah menyukai sepakbola dan aku lebih suka basket. Kami pun menikmati es krim dalam diam. “Bagaimana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN