Hari ini adalah hari yang sudah kutunggu sekian lamanya. Karena pada akhirnya aku bisa berangkat ke Belanda untuk menemui Nelly. Pagi hari aku sedang menyiapkan segala macam hal yang dibutuhkan selama aku berada di sana. Aku sudah merapikan pakaian kemarin malam. Sekarang hanya perlu memastikan segal sesuatunya sudah dipersiapkan dengan baik. Tanpa kekurangan apapun. Obat flu dan segala minyak angin pun sudah kubawa di dalam koper. Karena di Belanda sedang musim dingin. Coat dan sweater sudah aku masukkan ke dalam koper. Rasanya perasaanku sangat berdebar menantikan pertemuan pertama setelah sekian lama. Aku harus menaiki pesawat selama empat belas jam untuk sampai di sana. Cukup melelahkan namun hal itu tidak masalah selama bisa bertemu dengan kembaranku. “Milly sedang bersiap-siap?” tan

