Hari-hariku menjadi lebih baik karena pada akhirnya aku berbaikan dengan Ayah serta mencoba mendapat restu darinya. Selama ini mungkin aku sudah salah sangka dan terlalu pesimis dengan hal yang belum terlihat. Aku berharap jika Nathan bertemu Ayah dapat mengambil hatinya. Kita tidak pernah tahu yang telah terjadi selama ini merupakan pertanda. Seperti hadirnya Nathan di hidupku. Bisa saja ini adalah alasan agar aku bisa kembali tersenyum. Hari ini aku ikut makan malam bersama Ayah dan Bunda. Meskipun sudah berbaikan dengan Ayah. Aku masih belum bisa menerima Bunda. Berapa kali pun ia meminta maaf dan mendekatiku. Aku tahu hal ini salah. Tapi, hati kecilku selalu membenarkan yang terjadi. Hari ini bunda memasak steak dan potato wedges meskipun rasanya standar. Aku mengakui kalau Bunda te

