"Salim dulu sama eyang, Sayang," ujar Lisna. Agak menyodorkan tangan pada wanita yang duduk di samping ibunya. Marini segera menyambut uluran tangan anak laki-laki tersebut. "Namanya siapa, Sayang?" "Wira, Eyang," jawab anak itu. "Nama yang bagus," puji Marini, "itu bawa apa di tangannya?" Aga memperlihatkan boneka binatang macan itu. "Ini namanya Moko, Eyang." "Boleh eyang lihat?" Aga mengangguk. "Boleh, Eyang." jawabnya seraya menyodorkan boneka tersebut. Marini membolak-balik benda itu kemudian tersenyum. "Bagus bonekanya. Apa ini hadiah?" Ia mengembalikan mainan tersebut pada pemiliknya. "Iya, Eyang. Ini hadiah dari kakeknya Wira." Aga mengangguk. "Dijaga baik-baik hadiahnya." "Iya, Eyang." Aga kemudian menoleh pada ibunya. "Ibu, Wira mau main lagi. Wira titip Moko, Ibu." "

